Bupati Purbalingga Naik Motor Tinjau Jalan Rusak dan Sampah Liar: Ini Lokasi-Lokasi yang Disorot
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif, bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, turun langsung ke lapangan dengan berkendara sepeda motor. Selasa (3/6/2025)
PURBALINGGA, WARTA PERWIRA – Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif, bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, turun langsung ke lapangan dengan berkendara sepeda motor untuk memantau kondisi infrastruktur dan lingkungan, Selasa (3/6/2025). Aksi blusukan ini menyasar jalan rusak, jembatan putus, hingga titik-titik sampah liar yang meresahkan warga.
Rute Kunjungan Dimulai dari Pendopo Hingga TPA Kalipancur
Start dimulai dari Pendopo Dipokusumo, Bupati dan rombongan menyusuri sejumlah titik strategis, antara lain:
-
Jalan Karangkabur–Kalitinggar
-
Jalan Kalimanah–Mewek
-
Gedung Baru DPRD Purbalingga
-
Jalan S Parman
-
Jembatan Gantung Sindang
-
Jalan Kalikajar–Slinga
-
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalipancur
Beberapa kali rombongan berhenti untuk memeriksa kerusakan jalan dan fasilitas umum, memastikan laporan warga benar-benar ditindaklanjuti.
Jembatan Sindang-Banjaran Putus, Bupati: Harus Ada Solusi Permanen
Salah satu titik paling kritis adalah Jembatan Gantung Sindang–Banjaran yang putus akibat banjir. Jembatan ini menghubungkan Desa Sindang (Mrebet) dan Desa Banjaran (Bojongsari), dan kini akses warga sepenuhnya terganggu.
“Kami akan segera lakukan perbaikan darurat agar bisa dilalui kembali. Untuk jangka panjang, solusinya adalah membangun jembatan permanen,” tegas Bupati Fahmi.
Bupati juga berharap dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemprov Jateng, dan BBWS Serayu Opak dalam pembangunan jembatan ini yang dianggap vital untuk mobilitas warga antar kecamatan.
Gedung DPRD Baru Dipercepat
Bupati turut meninjau progres pembangunan Gedung DPRD Purbalingga di Jalan S Parman. Ia meminta agar pengerjaan dipercepat agar gedung bisa segera difungsikan.
“Saya minta ini diselesaikan secepatnya agar DPRD bisa bekerja lebih maksimal dalam pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Masalah Sampah Liar Masih Jadi PR
Di titik lain, persoalan sampah ilegal di Desa Kalimanah Wetan juga mendapat sorotan. Lokasi ini kerap menjadi tempat buang sampah oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Jangan buang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang di tempat ilegal bisa menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan kita sendiri,” tegas Bupati.
Wabup Dimas menambahkan, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan bisa diwariskan jika tidak segera dihentikan.
“Kalau kita memberi contoh buruk, anak-anak akan meniru. Mari kita wariskan kebiasaan baik,” imbaunya.
TPA Kalipancur Diprediksi Penuh Tahun Depan
Di TPA Kalipancur, Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Bupati menyampaikan bahwa lahan seluas 6,3 hektare tersebut diprediksi penuh pada akhir 2026. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih modern.
“Kita butuh sistem desentralisasi pengelolaan sampah dan konsep daur ulang terpadu agar tidak lagi mengandalkan open dumping,” jelasnya.
Pemerintah Daerah Siap Lakukan Aksi Nyata
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut didampingi sejumlah pejabat OPD terkait seperti:
-
Asisten I dan II Sekda
-
Plt. Kepala Diskominfo
-
Kasatpol PP
-
Kepala Dinas Perhubungan
-
Kepala DLH
-
Kabag Perekonomian
-
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Langkah cepat dan responsif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menangani infrastruktur rusak dan persoalan lingkungan secara langsung dan nyata.
(dhs/Kominfo-warta perwira)
#Bupati Purbalingga #Fahmi Muhammad Hanif #Infrastruktur Purbalingga #Sampah Purbalingga #Jembatan Rusak #Purbalingga #InfoPurbalingga
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar