Berita Populer

    Waspada! Kasus Kehilangan Barang di Rumah Sakit Harapan Ibu Purbalingga, Begini Kronologinya

    Tanggal Rilis:
    Jurnalis: Dedi W
    Memuat pembaca...
    Foto: Tangkapan layar CCTV diduga pelaku pencurian barang berharga di Rumah Sakit Harapan Ibu Purbalingga, mengenakan kaus merah dan berjalan di area koridor rumah sakit.(https://youtu.be/rH267qeOFww)

    PURBALINGGA, WARTA PERWIRA – Insiden kehilangan barang berharga yang dialami seorang pasien di Rumah Sakit Harapan Ibu Purbalingga mengundang perhatian dan keprihatinan masyarakat. Seorang pasien dengan inisial Y melaporkan kehilangan telepon genggam dan tas berisi uang tunai sebesar Rp1 juta beserta dokumen-dokumen penting lainnya. Peristiwa ini diduga terjadi saat korban tertidur ketika menemani anggota keluarganya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

    Menurut kronologi yang disampaikan, korban Y meletakkan ponselnya yang sedang diisi daya di atas lemari yang berada di kamar rawat inap. Sementara itu, tas berisi uang dan surat-surat berharga diletakkan di samping tempat tidurnya. Namun, Y terkejut saat terbangun menjelang waktu sahur dan mendapati barang-barang berharganya telah raib.

    “Ketika saya bangun sekitar jam tiga pagi untuk sahur, ponsel yang saya cas di lemari dan tas yang ada di samping saya sudah tidak ada,” ungkap Y dengan nada kecewa kepada awak media.

    DP, kakak kandung korban, menambahkan bahwa mereka telah berada di rumah sakit sejak Selasa pagi untuk menjaga ibu mereka yang sedang dirawat. Insiden kehilangan yang dialami adiknya terjadi pada malam Jumat dan langsung dilaporkan kepada pihak keamanan Rumah Sakit Harapan Ibu serta Polsek Kalimanah untuk penanganan lebih lanjut.

    Menanggapi kejadian ini, Kepala Sekuriti RS Harapan Ibu yang berinisial KM menjelaskan bahwa pihak rumah sakit secara rutin telah memberikan imbauan kepada pasien dan keluarga pasien mengenai keamanan barang pribadi. Menurutnya, tanggung jawab atas keamanan barang bawaan pasien atau keluarga sepenuhnya berada di tangan masing-masing, kecuali jika barang berharga tersebut dititipkan secara resmi kepada pihak rumah sakit melalui prosedur yang berlaku.

    “Kami secara berkala mengingatkan pasien dan keluarga untuk selalu waspada dan menjaga barang-barang berharga yang mereka bawa selama berada di lingkungan rumah sakit. Imbauan ini kami sampaikan baik melalui pengumuman tertulis yang ditempel di beberapa area strategis maupun secara lisan oleh petugas kami,” jelas KM.

    Kendati demikian, KM mengakui bahwa insiden kehilangan ini menjadi catatan penting dan bahan evaluasi serius bagi manajemen Rumah Sakit Harapan Ibu. Ia menyatakan bahwa pihak rumah sakit akan segera mengambil langkah-langkah konkret untuk memperkuat sistem keamanan yang ada guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

    “Kami akan segera melakukan peninjauan ulang terhadap seluruh sistem pengawasan keamanan di rumah sakit. Peningkatan keamanan akan menjadi prioritas kami demi menjamin kenyamanan serta keselamatan seluruh pasien dan pengunjung Rumah Sakit Harapan Ibu,” tegas KM.

    Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen Rumah Sakit Harapan Ibu Purbalingga belum memberikan pernyataan resmi secara tertulis terkait insiden ini. Sementara itu, kejadian ini telah menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di kalangan pasien serta pengunjung rumah sakit. Mereka mendesak pihak rumah sakit untuk segera mengoptimalkan fungsi kamera pengawas (CCTV) di seluruh area rumah sakit, menambah jumlah petugas keamanan khususnya di area rawat inap, serta menyediakan fasilitas penitipan barang berharga yang aman dan mudah diakses bagi pasien dan keluarga pasien.

    (Warta Perwira)

    #KehilanganDiRumahSakit #RSHarapanIbuPurbalingga #KeamananPasien #WaspadaBarangBerharga #EvaluasiKeamananRS #PurbalinggaAman?

    Komentar

    Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *