Sukatani Band Minta Maaf, Lagu "Bayar Bayar Bayar" Resmi Ditarik
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
![]() |
| Grup musik Sukatani dari Purbalingga akhirnya mengajukan permohonan maaf |
Melalui pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Instagram resmi mereka, @sukatani.band, Sukatani menjelaskan bahwa lagu "Bayar Bayar Bayar" merupakan wujud ekspresi kritik sosial yang dilandasi oleh keresahan yang mereka rasakan. Namun, mereka menyadari sepenuhnya bahwa lirik lagu tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan interpretasi yang negatif terhadap institusi Polri.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Kepolisian Republik Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh lagu ‘Bayar Bayar Bayar’. Lagu ini adalah refleksi dari keresahan yang kami rasakan sebagai bagian dari masyarakat, namun kami sama sekali tidak memiliki niat untuk menuduh atau merendahkan institusi manapun. Kami menyadari bahwa lirik lagu tersebut dapat menimbulkan interpretasi yang keliru dan menciptakan ketegangan. Oleh karena itu, sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik, kami memutuskan untuk menarik lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ dari seluruh platform peredaran,” tulis Sukatani dalam unggahan pernyataan maaf mereka di Instagram.
Tanggapan Kapolri
Menanggapi permintaan maaf dari Sukatani, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menunjukkan sikap yang terbuka dan dewasa. Beliau menyatakan bahwa kritik merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dinamika demokrasi dan harus diterima dengan lapang dada. Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak alergi terhadap kritik dan justru melihatnya sebagai bahan evaluasi yang berharga untuk perbaikan internal institusi.
“Dalam menerima setiap kritik yang disampaikan oleh masyarakat, tentunya kami harus bersikap legawa dan yang paling utama adalah adanya kemauan untuk melakukan perbaikan di internal Polri. Apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang disampaikan dalam kritik tersebut, kami siap untuk memberikan penjelasan yang konstruktif,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo seperti dikutip dari kantor berita Antara.
Pernyataan Kapolri ini mengisyaratkan bahwa Polri siap membangun dialog yang konstruktif dengan masyarakat dalam upaya memperbaiki citra dan meningkatkan kinerja institusi. Meskipun demikian, beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan kritik secara bertanggung jawab dan dengan tujuan yang membangun.
Sementara itu, Sukatani menyatakan komitmen mereka untuk lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menciptakan karya-karya musik mereka di masa mendatang. “Kami tetap memiliki keinginan untuk menyuarakan realitas sosial yang terjadi di sekitar kita melalui musik. Namun, kami akan berupaya menggunakan pendekatan yang lebih baik dan lebih bijak agar karya-karya kami tidak menimbulkan polemik atau kesalahpahaman yang tidak perlu,” tambah pernyataan dari Sukatani.
Dengan ditariknya lagu "Bayar Bayar Bayar" dari peredaran oleh Sukatani, diharapkan polemik yang sempat mencuat ini dapat segera mereda dan menjadi pembelajaran yang berharga bagi semua pihak terkait mengenai pentingnya komunikasi yang efektif dan bertanggung jawab dalam menyampaikan kritik dan aspirasi di ruang publik.
Instagram:@sukatani.band
#SukataniMintaMaaf #PolriTerbukaKritik #BayarBayarBayarDitarik #KritikSosialMusik #DemokrasiDanKritik #PurbalinggaDamai
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar