Berita Populer

    Drama Balai Desa Kradenan: Mobil Siaga Jadi Biang Unjuk Rasa, Kades Terancam Mundur?

    Tanggal Rilis:
    Jurnalis: Dedi W
    Memuat pembaca...
    Warga demo di depan Balai Desa Kradenan
    Balai Desa Kradenan 'dikepung' warga! Protes keras soal mobil siaga picu aksi bakar ban dan tuntutan lengser Kades Sugiyanto. Apa sebenarnya yang terjadi?

    Purbalingga, WARTA PERWIRA – Suasana tegang mewarnai Balai Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Senin (21/4/2025) pagi. Puluhan warga Desa Kradenan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kebijakan Kepala Desa terkait dengan penggunaan mobil siaga desa. Aksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari personel Polsek Mrebet ini sempat diwarnai dengan aksi pembakaran ban bekas di depan kantor balai desa.

    Kapolsek Mrebet melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Purbalingga AKP Setyo Hadi menjelaskan bahwa langkah pengamanan dilakukan oleh pihaknya untuk memastikan aksi penyampaian aspirasi dari warga dapat berjalan dengan aman dan tertib. "Meskipun sempat terjadi aksi pembakaran ban mobil bekas oleh sebagian massa yang melakukan unjuk rasa, situasi di lapangan dapat segera dikendalikan oleh petugas kepolisian yang berjaga," ujarnya.

    Dalam aksi unjuk rasa tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan yang menjadi inti permasalahan. Tuntutan utama yang disuarakan adalah agar mobil siaga desa dapat digunakan untuk kepentingan seluruh masyarakat Desa Kradenan secara adil dan transparan. Warga juga menekankan pentingnya penggunaan kendaraan tersebut sesuai dengan tujuan awal pembeliannya dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa maupun kelompok tertentu di desa.

    Lebih lanjut, para pengunjuk rasa mendesak agar Pemerintah Desa Kradenan segera menyusun dan memberlakukan regulasi yang lebih jelas dan mengikat terkait dengan tata cara penggunaan mobil siaga desa. "Tuntutan terakhir, dan ini menjadi salah satu poin yang cukup kuat disuarakan oleh warga, adalah permintaan agar Kepala Desa Kradenan saat ini, Bapak Sugiyanto, untuk mengundurkan diri dari jabatannya," ungkap AKP Setyo Hadi.

    Menanggapi gelombang protes dari warganya, Kepala Desa Kradenan, Sugiyanto, akhirnya memberikan tanggapan. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakefektifan pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat selama ini terkait dengan penggunaan mobil siaga desa. Sugiyanto berjanji bahwa kendaraan siaga desa akan segera dapat diakses dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan seluruh warga Desa Kradenan tanpa terkecuali.

    Sebagai langkah konkret untuk menindaklanjuti tuntutan warga, Sugiyanto juga menyanggupi untuk segera menyusun regulasi yang lebih transparan dan jelas terkait dengan penggunaan mobil siaga desa, dengan melibatkan perwakilan warga dalam keseluruhan proses penyusunannya. "Sebagai langkah tindak lanjut yang cepat, mobil siaga desa saat ini telah ditempatkan di Kantor Pemerintah Desa Kradenan agar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan sewaktu-waktu," jelasnya.

    Kasi Humas Polres Purbalingga menambahkan bahwa setelah perwakilan warga menyampaikan seluruh aspirasi mereka dan mendapatkan jawaban langsung dari Kepala Desa Sugiyanto, aksi unjuk rasa akhirnya berakhir dengan kondusif. Warga secara bertahap meninggalkan lokasi balai desa dan kembali ke rumah masing-masing dengan pengawalan dari petugas kepolisian yang berjaga.

    Situasi di Desa Kradenan saat ini terpantau aman dan terkendali. Namun, tuntutan warga terkait dengan regulasi yang jelas mengenai penggunaan mobil siaga desa dan potensi tuntutan mundur kepala desa kemungkinan akan terus menjadi perhatian dalam beberapa waktu ke depan. Pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi di desa tersebut guna menjaga keamanan dan ketertiban.

    (Humas Polres Purbalingga/Redaksi Warta Perwira)

    #PurbalinggaMemanas #WargaProtesKades #MobilSiagaUntukSemua #MrebetTegang #AksiBakarBan #KepalaDesaDidemo #KeadilanUntukWarga #WartaPerwiraMelaporkan

    Komentar

    Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *