Berita Populer

    Misteri di Sungai Klawing: Nenek Pesepeda Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Semalam Menghilang

    Tanggal Rilis:
    Jurnalis: Dedi W
    Memuat pembaca...

    Warga Kemangkon digegerkan penemuan mayat perempuan di Sungai Klawing. Identitas terungkap, sebelumnya dilaporkan hilang saat bersepeda. Polisi duga korban tenggelam. 

    Purbalingga, WARTA PERWIRA – Sungai Klawing yang membelah Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, menjadi saksi bisu sebuah tragedi. Sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di tepi sungai pada Selasa (6/5/2025) siang, mengakhiri pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang sehari sebelumnya.

    Penemuan jenazah ini bermula dari kepekaan penciuman Hadi Warto (55), seorang warga yang tengah mencari rumput di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 13.25 WIB. Aroma tidak sedap yang menyengat membawanya menuju tepi sungai, di mana ia menemukan pemandangan yang mengerikan: tubuh seorang wanita tergeletak tak bernyawa.

    Kabar penemuan mayat ini dengan cepat menyebar ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kemangkon. Aparat kepolisian segera tiba di lokasi kejadian, dibantu oleh tim SAR dan relawan, untuk melakukan proses evakuasi jenazah dari tepi Sungai Klawing. Tim Inafis Polres Purbalingga bersama dokter dari Puskesmas Kemangkon bergerak cepat melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

    Sebuah alat identifikasi canggih bernama MAMBIS (Mobile Automated Multi-Biometric Identification System) kemudian berhasil mengungkap identitas korban. Wanita malang tersebut diketahui bernama Sodiyati (65), seorang warga Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga.

    Kisah pilu ini ternyata bermula dari laporan orang hilang sehari sebelumnya. Pada Senin (5/5/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Sodiyati berpamitan kepada sang suami untuk keluar rumah mengendarai sepeda. Namun, hingga malam menjelang, ia tak kunjung kembali ke kediamannya, menimbulkan kecemasan di hati keluarga.

    Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan dari kepolisian, tim SAR, relawan, dan warga membuahkan hasil berupa penemuan sepeda milik korban di dekat jembatan Sungai Klawing Desa Jetis pada Senin malam. Sayangnya, Sodiyati tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan sepeda tersebut.

    Hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah mengindikasikan dugaan kuat bahwa Sodiyati meninggal dunia akibat tenggelam. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata untuk menjalani proses pemulasaran. Pihak keluarga, yang diliputi duka mendalam, memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

    "Setelah dilakukan pemulasaran, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga telah menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi," terang Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Purbalingga AKP Setyo Hadi, sambil menyampaikan turut berbelasungkawa dari pihak kepolisian.

    Kini, misteri di balik hilangnya nenek pesepeda ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan yang belum terjawab. Meskipun dugaan kuat penyebab kematian adalah tenggelam, pertanyaan mengenai bagaimana dan mengapa Sodiyati bisa berada di tepi Sungai Klawing, yang lokasinya cukup jauh dari tempat ditemukannya sepeda, masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan sepenuhnya. Kepolisian Resor Purbalingga hingga saat ini belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya faktor lain dalam kejadian tragis ini.

    (Humas Polres Purbalingga/Warta Perwira)

    #MisteriSungaiKlawing #NenekHilangDitemukanMeninggal #PurbalinggaBerduka #KecamatanKemangkonBerkabung #TekaTekiKematianPesepeda #PolisiSelidikiKasus #BeritaTragisPurbalingga #WartaPerwiraMelaporkan

    Komentar

    Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *