Sejarah Terukir! Purbalingga Pecah Telur, Jemaah Haji Kloter Pertama Langsung Terbang di Gelombang Awal
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Purbalingga, WARTA PERWIRA – Kabar sukacita dan kebanggaan menyelimuti langit Purbalingga! Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji, Kabupaten Purbalingga mendapat kehormatan memberangkatkan calon jemaahnya pada kloter pertama gelombang pertama untuk ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. Sebanyak 382 calon tamu Allah dari Bumi Perwira resmi dilepas dalam suasana haru dan khidmat di Pendopo Dipokusumo pada Kamis (1/5/2025).
Prosesi pelepasan ratusan calon jemaah haji ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, yang didampingi oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) serta para pejabat terkait. Lantunan doa yang khusyuk dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, mengiringi keberangkatan mereka, membalut suasana dengan penuh harapan dan keberkahan dari Allah SWT.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Purbalingga, Khaminah, menjelaskan bahwa seluruh 382 calon jemaah haji ini diberangkatkan dari Pendopo Dipokusumo menggunakan 10 armada bus yang telah disiapkan dengan baik. Perjalanan mereka menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali, menjadi awal dari babak baru ibadah yang telah lama dinanti-nantikan dengan penuh kerinduan.
"Ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Purbalingga. Kloter pertama dari Purbalingga ini dijadwalkan akan terbang langsung menuju Tanah Suci pada Jumat, 2 Mei 2025, melalui Bandara Adi Soemarmo dengan menggunakan Maskapai Garuda Indonesia," ungkap Khaminah dengan nada sumringah dan penuh haru.
Komposisi jemaah dalam kloter perdana ini cukup beragam, terdiri dari 165 laki-laki dan 217 perempuan. Sebuah pemandangan yang mengharukan adalah semangat beribadah yang tak lekang dimakan usia. Tercatat sebanyak 101 jemaah berusia di atas 65 tahun dan 281 jemaah berusia di bawah 65 tahun. Kisah inspiratif datang dari Wirya Sukana (88 tahun) yang berasal dari Desa Tamansari, Kecamatan Karangmoncol, yang menjadi jemaah tertua dalam kloter ini, membuktikan bahwa panggilan suci tidak mengenal batasan usia. Di sisi lain, Anindya Apsarini (27 tahun), seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) dari Kelurahan Purbalingga Kidul, menjadi jemaah termuda, menunjukkan antusiasme generasi muda Purbalingga untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.
Khaminah juga menambahkan informasi penting, "Dalam kloter yang istimewa ini, terdapat 11 orang lanjut usia (lansia) prioritas yang akan mendapatkan perhatian dan pendampingan khusus selama seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji mereka di Tanah Suci."
Keberangkatan kloter pertama calon jemaah haji dari Purbalingga ini bukan hanya sekadar catatan angka, tetapi juga merupakan simbol harapan dan kebersamaan seluruh umat Islam di Purbalingga dalam meraih ridha Allah SWT. Momentum bersejarah ini diharapkan dapat menjadi motivasi yang membakar semangat bagi calon jemaah haji Purbalingga lainnya yang akan menyusul, serta semakin mempererat tali persaudaraan umat Islam di Bumi Perwira.
(Kemenag Purbalingga/Warta Perwira)
#HajiPerdanaPurbalingga #KloterPertamaBerangkat #KemenagSiapkanJemaah #WakilBupatiLepasCalonHaji #TanahSuciMenanti #KebanggaanPurbalingga #SemangatBeribadah #WartaPerwiraMengawalHaji
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar